Pekanbaru, INFO_PAS –Suarahebat.com_-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menerima penghargaan nasional atas prestasi Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang berhasil meraih Juara II sebagai Klinik Terbaik tingkat nasional. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Senin (27/04), bertempat di Auditorium Prof. Muladi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan warga binaan.
Kalapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran, khususnya petugas Klinik Pratama yang terus berupaya meningkatkan mutu layanan kesehatan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di bidang kesehatan. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang humanis dan berintegritas,” ujar Yuniarto.
Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru diharapkan dapat terus mempertahankan prestasi serta meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam bidang kesehatan, guna mendukung terwujudnya sistem Pemasyarakatan yang lebih baik.
Red/team
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


