Sabtu, 19 September 2026

Breaking News

  • Jejak Nihil Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, Waketum IMO-Indonesia Soroti Kinerja Andra Soni hingga Pigai   ●   
  • LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE   ●   
  • Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat   ●   
  • Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan   ●   
  • Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru   ●   
Isu SARA Di Kampar Semakin Memanas, Handoko Temui PKJR
Rabu 29 April 2026, 00:45 WIB

Kampar,Suarahebat.com_-Vidio Perkataan SARA terkait suku Jawa Di Kampar Riau Tangal 17 April silam semakin memanas.  Hal itu terjadi di PT KKU yang dipimpin Dian Handoko. Sehingga beberapa waktu lalu beberapa peguyuban memberikan komentar atas kejadian tersebut.

Hari ini tanggal 27 April 2026, Dian Handoko sebagai Direktur PT.KKU di dampingi Kuasa Hukumnya Frans Chaverius Tampubolon, S.H.,M.H mengadakan pertemuan di sebuah cafe di jalan Arifin Ahmad dengan sekretaris Jendral Perkumpulan Keluarga Jawa Riau H.RIFA'I,.S .Sos, SH.,M.Kn. 

Dalam pertemuan tersebut H.RIFA'I,.S .Sos, SH.,M.Kn. mengatakan kepada wartawan hal ini tidak boleh terjadi di negara ini

"Kemaren kami membaca berita ada yang mengatakan sesuatu yang buruk untuk suku Jawa yang ada di provinsi Riau itu sebenarnya tidak baik dan tidak benar, karena negara kita adalah negara Bhineka Tunggal Ika.

Kita harus bersatu baik Etnis Jawa, Batak, Minang, Melayu untuk saling gotong royong bersama - sama untuk membangun negeri. Satu etnis menjelekkan etnis yang lain itu tidak benar dan tidak di perbolehkan. Karena itu akan menyertai etnis yang di hina.

Kepada yang di maksud Marilah kita saling bersatu dan gotong royong, dengan bersatu kita semakin kuat. Masalah bisnis atau bagaimana itu sudah di atur undang - undang apakah mereka berusaha secara Legal atau Ilegal.

Jika Ilegal kita bersama-sama menutup, tapi jika Legal jangan di ilegalkan dan menutup usaha tersebut dengan tidak benar. Namun perusahaan ini Legal dan tanah nya tanah masyarakat dan telah melakukan kesepakatan dan aturan yang benar.

Namun ini kan sudah melakukan pembagian yang benar, Marilah kita sama sama bersatu  untuk saudara saudara kita di provinsi Riau " Ucap H.RIFA'I,.S .Sos, SH.,M.Kn

H.RIFA'I,.S .Sos, SH.,M.Kn menghimbau aparat  agar bekerja secara netral

"Kita menghimbau aparat agar harus bekerja secara netral dan tidak boleh memihak satu etnis lain.padahal etnis lain mohon maaf  berbuat salah. Aparat harus netral karena aparat untuk penegakan hukum untuk di daerah masing-masing. Kalau aparat tidak netral hanya sepihak berarti ada sesuatu yang kita curigai." Lanjut H.RIFA'I,.S .Sos, SH.,M.Kn

H.RIFA'I,.S .Sos, SH.,M.Kn juga akan koordinasi dengan pemuka suku Jawa di Riau 

"Kalau masalah etnis Jawa dihina dengan tidak baik,  tidak sopan, kita akan koordinasi dengan tokoh tokoh atau sepuh-sepuh yang ada di provinsi Riau ini. Tindakan itu harus kita laporkan ke penegak hukum dulu karena  negara kita adalah negara hukum tidak boleh bermain sendiri, main tangan sendiri, mukul mukul itu ga boleh. Supaya ada efek jera terhadap pelaku tersebut. Kita akan koordinasi dengan tokoh tokoh apabila penegak hukum tidak menindak lanjuti dengan cepat" Ucap H.RIFA'I,.S .Sos, SH.,M.Kn

Direktur PT KKU Dian Handoko mengucapkan Isu Sara ini bukan berdasarkan suku tapi sekelompok orang.

"Saya sebagai direktur PT.KKU mengucapkan terimakasih kepada Sekjen PKJR dan Satgas Pantas Pendidikan saya atas nama perusahaan menyampaikan bahwa tindakan isu penghinaan suku Jawa. Ini berdiri bukan atas nama sukunya bukan berarti suku melayu. Ini murni sekelompok Atas Nama RT kelompok Forum Bersatu Masyarakat Sungai Jalau karena ada koordinator nya, ada penggerak nya ada ketuanya dan ini tidak satu kali kegiatan besar nya sudah Tujuh kali yang masuk ke perusahaan tanpa izin kepolisian melakukan pengancaman, caci maki hingga mengucapkan penghinaan Jawa Babi itu." Ucap Handoko 

"Kalau saya lihat itu murni provokasi. Provokasi pertama itu menghasut masa untuk anarkis di wilayah perusahaan kemudian sampai kepada isu menghina suku jawa karena memang mungkin mereka melihat saya Handoko Jawa sebagian Karyawan saya jawa. Dia provokasi agar masa yang di bawa tersulut emosi nya"

"Saya minta dari pengurus pengurus perkumpulan etnis suku Jawa untuk lebih bijaksana. Jangan suku etnis nya yang di Korban kan. Tapi oknum yang melakukan propaganda itu yang harus di tindak tegas agar jadi contoh untuk seluruh etnis bahwa menghina suku itu tidak benar tidak baik dan wajib di tindak tegas karena itu akan merusak persatuan kita"

"Nanti bisa membenturkan kejahatan oknum suatu kelompok  bisa membenturkan etnis yang besar ini yang harus di sikapi secara bijak"

"Jadi saya minta dari seluruh perkumpulan untuk mendorong penegakan hukum nya agar pelaku nya itu di tindak tegas dan di jadikan contoh  bahwa perbuatan itu tidak boleh ada di NKRi"  Tutup Handoko

Sisi lain Frans Chaverius Tampubolon,S.H.,M.H akan mendesak Polda menangkap pelaku tersebut agar tidak terjadi keresahan berkelanjutan di masyarakat 

"Kita sedang mendesak Polda Riau menangkap pelaku dengan laporan kita nomor laporan STTLP/B/183/IV/2026/SPKT/ yang telah kita laporkan di Polda Riau" Ucap Frans Chaverius Tampubolon, S.H.,M.H

 

Red/team




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat

KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September

Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986

Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun

SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan

Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial

Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September

Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot

Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top