PEKANBARU — Respons cepat ditunjukkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Komando Inti (KOTI) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pekanbaru dalam menjaga keamanan lingkungan. Seorang pria yang diduga melakukan pencurian kotak amal di Masjid Nurul Amal, RW 16, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, berhasil diamankan tanpa menimbulkan kericuhan, Jumat (…).
Peristiwa ini bermula dari kecurigaan warga dan anggota URC KOTI terhadap gerak-gerik pelaku di sekitar area masjid. Mengantisipasi potensi aksi kriminal sekaligus mencegah amarah warga yang bisa berujung tindakan main hakim sendiri, tim URC KOTI segera bergerak cepat mengamankan pria tersebut di lokasi kejadian.
Langkah sigap ini dinilai krusial dalam menjaga situasi tetap kondusif, terutama karena kejadian berlangsung di tempat ibadah yang rawan memicu emosi masyarakat.
“Begitu melihat indikasi mencurigakan, tim langsung bertindak. Prioritas kami bukan hanya mengamankan pelaku, tetapi juga memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat,” ujar salah satu anggota tim di lapangan.
Pelaku berikut barang bukti saat ini telah diamankan. Pihak URC KOTI MPC Pekanbaru juga langsung berkoordinasi dengan pengurus Masjid Nurul Amal serta tokoh masyarakat setempat sebagai bagian dari prosedur penanganan awal.
Selanjutnya, kasus tersebut diserahkan kepada aparat kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Aksi cepat URC KOTI ini mendapat apresiasi dari warga RW 16 Tangkerang Tengah. Mereka menilai kehadiran tim di tengah masyarakat mampu memberikan rasa aman sekaligus meredam potensi konflik sosial.
Kejadian ini sekaligus menegaskan peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban, khususnya di ruang-ruang publik dan tempat ibadah yang seharusnya menjadi zona aman bagi seluruh masyarakat.***
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


