Pekanbaru-Suarahebat.com_-Menyikapi perkembangan tentang ada beredarnya video yang berisikan tentang adanya kejadian pertengkaran mulut antara iwan pansa dengan suparman, dan adanya narasi -narasi dibeberapa media, khususnya media online www.mediageser.com dan media onlinewww. Harianlokal.com yang memuat beberapa judul dan isi berita yang menurut kami berpotensi melanggar hukum dan etika serta mengandung SARA.Jum'at,(01/05/26)
Namun secara organisasi perlu kami sampaikan, bahwa berdasarkan video yang beredar didalam percakapan diantara iwan pansa dan suparman, tidak satu kata pun yang bernuansa sara dan tidak satu katakan pun muncul tentang organisasi kami pemuda Pancasila.
Untuk itu dalam hal ini kami perlu sampaikan, bahwa peristiwa itu adalah persoalan diantara ketua kami iwan pansa dengan suparman, bukan persoalan antar suku, dan Iwan Pansa tidak memiliki marga Batak, Pulungan, Iwan Pansa adalah anak melayu deli yang berasal dari Medan.
Selanjutnya, perlu kami sampaikan bahwa apa yang dimuat oleh mediageser tentang internal organisasi Pemuda Pancasila dan kepemimpinan Iwan Pansa, adalah suatu kebohongan dan tidak berdasar, serta terkesan melakukan framing dan pembunuhan karakter serta fitnah.
Apa perbuatan Iwan Pansa atas video yang tersebar merusak nama baik organisasi ? media geser hanya mendengar sepihak dari orang dan atau sumber yang tidak bertanggung jawab dan tidak dari internal organiasi.
Karena MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru adalah salah MPC Pemuda Pancasila Yang terbaik di Riau, konsolidasi organisasi hingga ke tingkat ranting/kelurahan berjalan baik, pengakaderan berjalan baik, kader-kader Pemuda Pancasila kota Pekanbaru ada yang berhasil duduk di legislative, ada yang aktif didunia professional ada yang aktif dalam berbagai partai politik, dan banyak lainnya.
Sejak MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru dipimpin Iwan Pansa, Tindakan-tindakan illegal yang sebelumnya sering dilakukan orang-orang yang mengaku Pemuda Pancasila berhasil diminimalisir, bahkan pelaku pelaku yang meminta uang ke warga, ruko ruko membawa nama Pemuda Pancasila sudah banyak yang kami tangkap dan serahkan ke aparat kepolisian, MPC Pemuda Pancasila kota Pekanbaru sudah pernah juga melakukan posko pengaduan bagi warga yang dikejar – kejar matel/DC.
Selain itu Pemuda Pancasila juga aktif Bersama berbagai instansi pemerintah dan kepolisian melaksanakan kegiatan sosial dan kegiatan lainnya.
Selain itu, perihal tentang adanya perubahan dan pergantian struktur organisasi, baik ditingkat PAC , MPC dan badan-badan, secara aturan organisasi seorang Ketua boleh melakukan itu, dan hal itu dilakukan tentu dengan berbagai pertimbangan, ada pergantian Komandan KOTI karena yang sebelumnya plt/sementara dan karena rangkap jabatan, sehingga Ketika ada figure yang dianggap mampu dan layak, hal yang wajar dilakukan pergantian, dan itu sesuai aturan organisasi.
Selama ini juga pembentukan PAC maupun ranting dilakukan sesuai mekanisme organisasi, yaitu diawali dengan pelaksanaan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) baik tingkat kecamatan maupun kelurahan. Dan perlu diketahui juga, MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru ini, dibawah kepepemimpinan Iwan Pansa, termasuk MPC yang terbaik tentang KTAisasi, jadi kalau ada orang luar yang ngomong sembarangan dan justru menyebarkan berita bohong, sebaiknya cek dulu dan masuk dulu.
Tapi sebaiknya kalau bukan bahagian dari Pemuda Pancasila jangan sok-sok menilai, apalagi menilai kualitas pimpinan setingkat MPC, itu kewenangan MPW dan MPN. Orang luar sebaiknya tahu diri.
Terakhir perlu kami tegaskan, bahwa Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru saat ini dalam kondisi terbaik dan solid dibawah komando iwan pansa, saat ini kami di MPC dan PAC sampai ke ranting berada dalam barisan dan satu komando.
Pancasila, Abadi !!!
Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru
Red/Seprinaldi
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


