PEKANBARU –Suarahebat.com_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus berkomitmen mewujudkan lingkungan hunian yang aman dan kondusif. Sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Lapas Narkotika Rumbai menggelar sosialisasi dan pengarahan langsung kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (04/05/2026).
Bertempat di Blok Hunian, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Theo TUP bersama Kepala Seksi Administrasi Kamtib, Edoward Nikelini Bangun.
Aksi jemput bola ini merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengenai peningkatan pengawasan pada jam-jam rawan.
Dalam arahannya, Ka. KPLP menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di dalam Lapas.
Beberapa poin krusial yang disampaikan meliputi:
- Zero HALINAR: Penegasan larangan penggunaan Handphone, pungutan liar, dan penyalahgunaan Narkoba.
- Ketertiban Blok: Menjaga suasana hunian tetap harmonis dan mengikuti jadwal kegiatan yang telah ditetapkan.
- Fasilitas Komunikasi: Mengimbau WBP agar memanfaatkan layanan Wartelsuspas secara bijak sesuai regulasi.
- Pembinaan Rohani: Ajakan untuk memperkuat ibadah, termasuk pelaksanaan sholat berjamaah di sela-sela rutinitas.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Reinhards Indra Pitoy, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pendekatan persuasif melalui sosialisasi ini sangat efektif untuk meminimalisir potensi pelanggaran.
"Kami ingin memastikan seluruh warga binaan memahami hak dan kewajibannya. Dengan komunikasi yang baik, kita harapkan Lapas Narkotika Rumbai tetap dalam keadaan aman dan terkendali.
Saya telah memerintahkan seluruh jajaran untuk selalu waspada dan melaporkan setiap kejadian secara seketika," ujar Reinhards.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB tersebut berjalan dengan tertib dan khidmat. Hasil pantauan menunjukkan suasana blok hunian terpantau kondusif.
Langkah preventif ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengamanan serta memastikan program pembinaan bagi warga binaan berjalan secara maksimal.
Redaksi/Seprinaldi
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus
Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

