Pekanbaru, INFO_PAS –Suarahebat.com_- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang bertempat di Aula Saharjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik), Ridho Kurniawan, bersama jajaran pejabat struktural, Jumat (05/05/2026).
Sidang TPP merupakan bagian dari mekanisme penting dalam sistem pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang berfungsi untuk memberikan pertimbangan terhadap usulan program pembinaan lanjutan, integrasi, serta evaluasi perkembangan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana.
Dalam pelaksanaannya, setiap usulan terhadap warga binaan dibahas secara komprehensif oleh tim, dengan mempertimbangkan aspek administratif, hasil pengamatan, serta perkembangan pembinaan yang telah dijalani. Proses ini dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kasibinadik, Ridho Kurniawan, dalam arahannya menegaskan pentingnya ketelitian dan integritas dalam setiap pengambilan keputusan. Ia menyampaikan bahwa hasil sidang TPP harus benar-benar mencerminkan kondisi nyata warga binaan sebagai dasar dalam menentukan langkah pembinaan selanjutnya.
“Setiap keputusan yang dihasilkan harus dapat dipertanggungjawabkan dan berorientasi pada keberhasilan program pembinaan, sehingga warga binaan siap kembali dan diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan sidang TPP ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta memastikan proses pemasyarakatan berjalan sesuai dengan tujuan, yakni membentuk warga binaan yang lebih baik dan siap berintegrasi kembali ke lingkungan sosial.
Red/Team
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus
Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

