Pekanbaru, INFO_PAS –Suarahebat.com_- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang bertempat di Aula Saharjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik), Ridho Kurniawan, bersama jajaran pejabat struktural, Jumat (05/05/2026).
Sidang TPP merupakan bagian dari mekanisme penting dalam sistem pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang berfungsi untuk memberikan pertimbangan terhadap usulan program pembinaan lanjutan, integrasi, serta evaluasi perkembangan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana.
Dalam pelaksanaannya, setiap usulan terhadap warga binaan dibahas secara komprehensif oleh tim, dengan mempertimbangkan aspek administratif, hasil pengamatan, serta perkembangan pembinaan yang telah dijalani. Proses ini dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kasibinadik, Ridho Kurniawan, dalam arahannya menegaskan pentingnya ketelitian dan integritas dalam setiap pengambilan keputusan. Ia menyampaikan bahwa hasil sidang TPP harus benar-benar mencerminkan kondisi nyata warga binaan sebagai dasar dalam menentukan langkah pembinaan selanjutnya.
“Setiap keputusan yang dihasilkan harus dapat dipertanggungjawabkan dan berorientasi pada keberhasilan program pembinaan, sehingga warga binaan siap kembali dan diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan sidang TPP ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta memastikan proses pemasyarakatan berjalan sesuai dengan tujuan, yakni membentuk warga binaan yang lebih baik dan siap berintegrasi kembali ke lingkungan sosial.
Red/Team
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


