Pekanbaru -SuaraHebat.com_-Suasana halaman SMKN 6 Pekanbaru tampak berbeda pada Senin pagi (18/05/2026). Ratusan siswa dan para guru mengikuti upacara bendera yang dipadukan dengan kegiatan Police Goes To School dan Green Policing Polda Riau yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Riau.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, para siswa diajak memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas serta membangun disiplin sejak usia sekolah.
Dengan gaya penyampaian yang santai namun penuh makna, AKBP Dasril mengingatkan para pelajar bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Ia juga menyoroti masih adanya pelanggaran lalu lintas yang melibatkan kalangan remaja, termasuk aksi berbahaya seperti standing sepeda motor yang sempat viral di kawasan Masjid Agung An-Nur Pekanbaru.
“Jangan jadikan jalan raya sebagai tempat mencari perhatian. Keselamatan diri jauh lebih penting karena keluarga menunggu kita pulang dengan selamat,” pesannya di hadapan para siswa.
Sementara itu, suasana kegiatan semakin hangat saat memasuki sesi tanya jawab interaktif antara personel Ditlantas Polda Riau dengan para siswa dan tenaga pendidik. Antusiasme peserta terlihat ketika satu per satu siswa mencoba menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas, penggunaan helm standar SNI, hingga pentingnya mematuhi aturan di jalan raya.
Sebagai bentuk apresiasi, personel Ditlantas Polda Riau membagikan helm SNI secara gratis kepada siswa maupun tenaga pendidik yang aktif mengikuti sesi edukasi. Tidak hanya itu, personel juga membagikan brosur edukasi Kamseltibcarlantas dan Program Green Policing Polda Riau sebagai sarana meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan semakin bermakna dengan adanya pemberian bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon secara bersama-sama di lingkungan sekolah. Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini.
Tampak para siswa dengan penuh semangat ikut menanam pohon bersama personel Ditlantas Polda Riau dan para guru. Selain menciptakan suasana hijau dan asri di lingkungan sekolah, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata cinta lingkungan yang terus digaungkan melalui Program Green Policing Polda Riau.
Kepala SMKN 6 Pekanbaru, Elva Susanti, S.Pd., M.M mengapresiasi kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi para pelajar. Menurutnya, pendekatan edukatif yang dilakukan Ditlantas Polda Riau mampu memberikan pemahaman yang lebih dekat dan mudah diterima oleh siswa.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ditlantas Polda Riau di sekolah kami. Edukasi seperti ini sangat penting agar siswa memiliki kesadaran tentang keselamatan berlalu lintas sekaligus peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa kegiatan Police Goes To School merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.
“Pelajar hari ini adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, penting bagi kita untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini agar mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia produktif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Program Green Policing Polda Riau menjadi langkah nyata Polri dalam mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih hijau.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon dan sesi foto bersama, meninggalkan kesan hangat antara polisi, guru, dan para siswa dalam semangat bersama mewujudkan keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan.(***)
Red/Seprinaldi
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


