PEKANBARU –Suarahebat com_-Sebagai wujud komitmen dalam menjaga dan memastikan pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai kembali menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan massal, Kamis (21/5).
Kali ini, Lapas Narkotika Rumbai bekerja sama dengan Tim Medis dari Puskesmas Rumbai Bukit serta Tim dari PKBI untuk melaksanakan screening atau pemeriksaan penyakit menular seksual, khususnya HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan Sifilis. Kegiatan yang berlangsung di bawah pengawasan ketat petugas ini menyasar para warga binaan secara berkala.
Sinergi yang berjalan harmonis antara Tim Medis Lapas Narkotika Rumbai dan Puskesmas Rumbai Bukit serta Tim PKBI memastikan alur pemeriksaan berjalan dengan tertib, cepat, dan tetap menjaga kerahasiaan (confidentiality) data medis masing-masing warga binaan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai melalui pihak seksi terkait menyampaikan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial dalam lingkungan pemasyarakatan.
"Deteksi dini adalah kunci utama dalam penanganan kesehatan. Melalui kerja sama yang baik dengan Puskesmas Rumbai Bukit, kita dapat memetakan kondisi kesehatan warga binaan. Jika ditemukan ada yang terindikasi, tindakan penanganan medis dan pengobatan bisa segera diberikan secara tepat," ungkapnya di sela-sela memantau kegiatan.
Selain melakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium, tim dari Puskesmas Rumbai Bukit dan PKBI juga memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri serta pola hidup sehat selama menjalani masa pidana.
Pihak Puskesmas Rumbai Bukit dan PKBI turut mengapresiasi keterbukaan dan fasilitas yang disediakan oleh Lapas Narkotika Rumbai, sehingga program layanan kesehatan masyarakat ini dapat menjangkau seluruh lapisan, termasuk warga binaan.
Dengan adanya pemeriksaan berkala seperti ini, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai optimis dapat menciptakan lingkungan blok hunian yang sehat, bebas dari penularan penyakit menular, serta memastikan seluruh warga binaan mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang optimal hingga bebas nanti.
Red/Seprinaldi
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


