Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi DJKA Medan, Sorotan Mengarah pada Dugaan Fee Rp 3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI   ●   
  • IMO-Indonesia Hadiri Rakerkornas APINDO Ke XXXV di Makassar   ●   
  • TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri   ●   
  • Ratusan Pedagang STC Kepung DPRD Pekanbaru, Tuntut Kepastian Hukum: Jangan Biarkan Nasib UMKM Digantung Tanpa Solusi   ●   
  • Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru   ●   
Jangan Biarkan Organisasi Pengusaha Muda Jadi Sarang Hedonisme Elite
Ketum BPD HIPMI Riau Migo Mufartha Didesak Copot Pengurus Yang Diduga Terlibat Razia Narkoba
Selasa 26 Mei 2026, 21:25 WIB

PEKANBARU — Gelombang desakan terhadap BPD HIPMI Riau terus membesar pasca mencuatnya dugaan keterlibatan sejumlah pengurus HIPMI Pelalawan dalam razia narkoba di salah satu tempat hiburan malam (THM) Kota Pekanbaru.

Nama Ketua BPC HIPMI Pelalawan, Ahmet Fidel Akbari Zukri alias Fidel, yang juga putra Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, menjadi sorotan utama publik setelah disebut ikut diamankan bersama sejumlah rekan dan wanita muda yang dikenal sebagai selebgram Pekanbaru, Selasa (26/05/26).

Kini masyarakat mulai mempertanyakan sikap Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha.
Hingga hari ini, belum terdengar pernyataan tegas maupun langkah organisasi terhadap kader yang namanya terseret dalam isu yang telah mengguncang citra HIPMI tersebut.

Publik menilai diamnya elit organisasi justru memperkuat kesan adanya upaya perlindungan terhadap kader tertentu karena faktor kekuasaan dan kedekatan politik.

“Kalau HIPMI ingin tetap dihormati sebagai organisasi pengusaha muda, maka jangan beri ruang bagi kader yang diduga terlibat narkoba untuk tetap duduk nyaman di jabatan strategis. Ketum HIPMI Riau harus berani bersikap,” ujar seorang aktivis pemuda di Pekanbaru.

Desakan pencopotan sementara terhadap pihak-pihak yang disebut dalam razia itu kini menggema di berbagai kalangan. Banyak pihak menilai langkah tersebut penting untuk menjaga marwah organisasi sembari menunggu proses hukum berjalan.

Menurut sejumlah pengamat, organisasi sebesar HIPMI tidak boleh terkesan permisif terhadap gaya hidup malam, dugaan pesta narkoba, dan perilaku hedon elite muda yang jauh dari semangat kewirausahaan sehat.

“Ini bukan sekadar urusan pribadi. Yang disorot publik adalah integritas moral pimpinan organisasi. HIPMI jangan sampai dicap hanya jadi tempat kumpul anak pejabat dan elite muda yang hidup glamor,” kritik salah seorang tokoh masyarakat Riau.

Sorotan publik juga semakin tajam karena hingga kini aparat penegak hukum belum membuka secara terang siapa saja yang diamankan, bagaimana hasil tes narkoba, serta apakah ditemukan unsur pidana dalam operasi tersebut.

Kondisi itu memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Banyak pihak khawatir kasus ini akan berakhir senyap karena menyeret nama anak kepala daerah dan figur berpengaruh.

Masyarakat pun mendesak agar Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha tidak hanya memilih diam demi menjaga hubungan politik atau kekuasaan. Sikap tegas dinilai menjadi ujian nyata apakah organisasi tersebut masih memiliki komitmen moral atau justru tunduk pada kepentingan elite.

“Kalau kader biasa bermasalah langsung dicoret, maka jangan ada standar ganda ketika yang terseret anak pejabat,” ujar seorang pemerhati sosial di Pekanbaru.

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi DJKA Medan, Sorotan Mengarah pada Dugaan Fee Rp 3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

DPP GRIB Jaya Tegaskan Pemecatan Imelda Samsi, Dinilai Lakukan Tindakan yang Mengganggu Stabilitas Organisasi

Desak Solusi Nyata bagi Kasus Bunda Jasmiati, Pengacara Mirwansyah Pertanyakan Arahan Wako Agung Nugroho Hubungi Layanan 112

Aktifkan Kembali Siskamling, Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

Dugaan Penipuan Seret Nama Anggota DPRD Pekanbaru, GRIB Jaya Desak Hanura Bersihkan Citra Partai

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan, 6 Pelaku Begal dan Penipuan Online Berhasil Diamankan

DPD GRIB Jaya Riau Pertegas Disiplin Organisasi, Martin Purba Sebut Pengurus yang Dipecat Tak Lagi Berwenang Mengatasnamakan DPP

Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata

GRIB Jaya Pekanbaru Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD T.A 2024–2025

DPD GRIB Jaya Riau Resmi Berhentikan 3 Pengurus, Tegaskan Penataan Organisasi dan Disiplin Internal

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top