Jumat, 17 Juli 2026

Breaking News

  • POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR   ●   
  • Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya   ●   
  • DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan   ●   
  • Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah   ●   
  • Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi   ●   
Jangan Biarkan Organisasi Pengusaha Muda Jadi Sarang Hedonisme Elite
Ketum BPD HIPMI Riau Migo Mufartha Didesak Copot Pengurus Yang Diduga Terlibat Razia Narkoba
Selasa 26 Mei 2026, 21:25 WIB

PEKANBARU — Gelombang desakan terhadap BPD HIPMI Riau terus membesar pasca mencuatnya dugaan keterlibatan sejumlah pengurus HIPMI Pelalawan dalam razia narkoba di salah satu tempat hiburan malam (THM) Kota Pekanbaru.

Nama Ketua BPC HIPMI Pelalawan, Ahmet Fidel Akbari Zukri alias Fidel, yang juga putra Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, menjadi sorotan utama publik setelah disebut ikut diamankan bersama sejumlah rekan dan wanita muda yang dikenal sebagai selebgram Pekanbaru, Selasa (26/05/26).

Kini masyarakat mulai mempertanyakan sikap Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha.
Hingga hari ini, belum terdengar pernyataan tegas maupun langkah organisasi terhadap kader yang namanya terseret dalam isu yang telah mengguncang citra HIPMI tersebut.

Publik menilai diamnya elit organisasi justru memperkuat kesan adanya upaya perlindungan terhadap kader tertentu karena faktor kekuasaan dan kedekatan politik.

“Kalau HIPMI ingin tetap dihormati sebagai organisasi pengusaha muda, maka jangan beri ruang bagi kader yang diduga terlibat narkoba untuk tetap duduk nyaman di jabatan strategis. Ketum HIPMI Riau harus berani bersikap,” ujar seorang aktivis pemuda di Pekanbaru.

Desakan pencopotan sementara terhadap pihak-pihak yang disebut dalam razia itu kini menggema di berbagai kalangan. Banyak pihak menilai langkah tersebut penting untuk menjaga marwah organisasi sembari menunggu proses hukum berjalan.

Menurut sejumlah pengamat, organisasi sebesar HIPMI tidak boleh terkesan permisif terhadap gaya hidup malam, dugaan pesta narkoba, dan perilaku hedon elite muda yang jauh dari semangat kewirausahaan sehat.

“Ini bukan sekadar urusan pribadi. Yang disorot publik adalah integritas moral pimpinan organisasi. HIPMI jangan sampai dicap hanya jadi tempat kumpul anak pejabat dan elite muda yang hidup glamor,” kritik salah seorang tokoh masyarakat Riau.

Sorotan publik juga semakin tajam karena hingga kini aparat penegak hukum belum membuka secara terang siapa saja yang diamankan, bagaimana hasil tes narkoba, serta apakah ditemukan unsur pidana dalam operasi tersebut.

Kondisi itu memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Banyak pihak khawatir kasus ini akan berakhir senyap karena menyeret nama anak kepala daerah dan figur berpengaruh.

Masyarakat pun mendesak agar Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha tidak hanya memilih diam demi menjaga hubungan politik atau kekuasaan. Sikap tegas dinilai menjadi ujian nyata apakah organisasi tersebut masih memiliki komitmen moral atau justru tunduk pada kepentingan elite.

“Kalau kader biasa bermasalah langsung dicoret, maka jangan ada standar ganda ketika yang terseret anak pejabat,” ujar seorang pemerhati sosial di Pekanbaru.

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah

Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional

MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan

Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!

Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026

Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media

Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar

Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top