Pekanbaru, INFO_PAS –SuaraHebat.com_-Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar upacara bendera sebagai wujud penghormatan terhadap dasar negara sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, Senin (1/6).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, memimpin jalannya upacara yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Lapas Pekanbaru. Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan, diikuti oleh pejabat struktural, pegawai, serta perwakilan warga binaan sebagai bentuk implementasi nilai persatuan dan nasionalisme di lingkungan Pemasyarakatan.
Pada peringatan tahun ini, Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar dan pandangan hidup bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam membangun peradaban dunia yang damai, harmonis, dan berkeadilan.
Dalam amanatnya, Yusup Gunawan membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof. Yudian Wahyudi. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Pancasila merupakan rumah besar bagi keberagaman Indonesia yang mampu mempersatukan seluruh elemen bangsa dalam satu cita-cita bersama. Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan dirawat melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.
"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," demikian kutipan sambutan yang dibacakan Yusup Gunawan.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Semangat Pancasila diharapkan menjadi landasan bagi seluruh petugas dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang profesional, humanis, serta berintegritas. Bagi warga binaan, momentum ini menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan persatuan, kedamaian, dan kemajuan dalam mewujudkan cita-cita nasional yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
Red/Seprinaldi
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


